Thursday, 24 January 2019

Ditinggal Rabi


Dia Menikah/Ditinggal Nikah
Oleh: Rissa Dwi A.



Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu,alaikum Wr.Wb
Saya akan menceritakan pengalaman teman-teman saya yang sudah menikah. Setiap wanita/pria jika sudah berkomitmen dan menjalin hubungan pasti ingin sampai ke jenjang serius, dan berharap bisa langgeng dan berjodoh. Nah, sebenarnya menurut penilaian saya dari orang sekitar yang susah move on itu pria bukan wanita. Kenapa saya bilang begitu? Nah jawaban saya cukup singkat, karena pria jika sudah mencintai wanitanya dia banyak mengorbankan waktu, materi dan tenaganya hanya karena ingin wanita yang dicintainya itu selalu bahagia. Apakah itu termasuk hal bodoh atau cinta buta, menurut saya tidak, karena pria yang baik akan selalu memuliakan wanitanya dan menjaganya, bukan malah merusaknya, naudzubillah.
Selanjutnya saya akan mengisahkan hubungan asmara dari seorang teman saya namanya Shalina (bukan nama asli) wkwkw, ntar kalau nama asli tau dong dia kalau lagi diomongin di cerita ini, Shalina pacaran dengan Ardian (bukan nama asli) sejak dia kelas 9, dan sampai 5 tahun lebih dia pacaran, Ardian sudah dikenal keluarga Shalina dan diterima baik sama keluarga besarnya, sampai Shalina sudah bekerja di sebuah toko, Ardian yang masih kelas 12. Maklum sukanya sama brondong nih, tapi Ardian ini sekolah sambil kerja juga, jadi punya penghasilan dong, dan berani ngapel kerumahnya Shalina, wkwkw zaman now gituloh. Hubungan mereka terihat baik-baik saja, dan mereka pun berharap suatu saat menikah,Namun, takdir berkata lain, orang ketiga selalu ada dalam setiap hubungan, namun jika tidak ada cela pasti orang ketiga tidak akan masuk, dan hubungan mereka berakhir karena orang ketiga dari pihak Shalina, yang si cowok namanya Doni itu langsung ingin melamar Shalina dan mereka memikirkan pernikahan juga, ini mungkin yang dinamakan jodoh dan takdir, jalannya tak terduga-duga. Jadi, sedekat apapun, dan seberapa lama kalian pacaran, kalau Allah berkata tidka berjodoh, selalu ada cara untuk memisahkannya. Nah, akhirnya Shalina menikah dengan Doni tanpa mengundang mantannya, mantannya Shalina tau melalui akun fbnya bahwa setelah putus dia menikah dengan Doni,  dan si Ardian belum bisa move on nih, dan masih sering ngemesseger dan cari tau Shalina, namun shalina tidak pernah menggubrisnya.
Cerita selanjutnya tentang teman saya dia bernama Adi, saya sangat salut sama curhatan dia, dia mengenal pacarnya sejak dibangku kuliah, dan sampai dia menjadi seorang perwira dia putus nih dengan pacarnya, dia setelah putus sampai saat ini tidak pernah lagi menjalin hubungan dengan wanita lain, alasannya karena belum bisa move on, dan gak mau menyakiti wanita yang ntar kayak pelampiasan gitulah, Adi selalu membanggakan wanitanya, yang dia ngerasa jadi seperti saat ini, karena dukungan dan semangat dari mantannya itu, dia akan menunggu wanitanya yang saat ini pun sudah memiliki pacar, namun Adi selalu berpikir positif akan bisa mendapatkan mantannya lagi, euhh optimis banget wkwkw. Dan bukan berarti dia menjadi perusak hubungan asmara mantannya loh, tapi dia bener-bener tulus dan selalu menanti si mantannya itu, nah pria yang sadar kayak gini tuh 1001 dah kayaknya, karena kebanyakan pria yang ditemani sampai sukses malah meninggalkan pas uda sukses memilih wanita yang dianggapnya lebih baik, padahal pasangan terbaik itu karena ditemukan dan dibentuk, semoga deh Adi berjodoh. Kan masih ada kesempatan dia belum nikah, jodoh itu maksa, maksa sama yang maha kuasa.betul gak? Hahaha
Satulagi deh, saya cerita dari curhatan yang paling bikin saya terharu. Teman saya juga sih. Namanya Riki(bukan nama asli), tapi kalau dia baca ini pasti dalam hatinya “wah kamu pelanggaran” wkwk. Maaf ya mas, sedikit berbagi aja cerita ntar bisa diambil baiknya,hahaha. Riki sejak duduk dibangku SMA dia menganggumi wanita, kalau sekolah Riki selalu jemput wanitanya namanya Yura (bukan nama asli) lalu setiap harinya mereka berangkat bersama, dan pulang juga bersama, mereka boncengan bersama,  kadang juga naik bus bersama, cukup lama kedekatan mereka, pasti uda pakek perasaan dong, dan sampai dibangku kuliah Riki masih mengangumi Yura dan cukup lama mereka menjalin hubungan, sampai Riki kerja sudah menjadi PNS dan niat melamar si Yura namun ditolak, Yura memilih pria yang menurut keluarganya lebih baik dari si Riki, dna ternya Yura setelah dilamar mau menikah sama pria itu pun gagal, Riki kembali lagi melamar Yura, namun ditolak lagi, dan sampai melamar yang ketiga kalinya. Riki ditolak keluarga Yura dan Yura pun memberikan perkataan kasar, apakah memang Yura sudah tidak lagi memiliki perasaan, atau kesalahan Riki apa yang membuat Yura melakukan seperti itu, kasihan deh Riki begitu tulusya menanti dan ingin memiliki Yura menjadi pasangan hidupnya. Dan Yura pun saat ini sudah menikah dan memiliki anak. Namun, anehnya kenapa ya masih suka stalking akunnya Riki dengan pakek fake acount wkwk, Riki pun tau itu tapi dia mah sudah bisa menerima ini, malah pernah si Riki bilang ke saya, “cinta sejati itu beneran ada bagi mereka yang percaya, aku punya guru gak mau menikah, dan masih menunggu wanitanya dulu, dan akhirnya diusia tua mereka menikah”, nah ini beneran cinta sejati. Huhuhu
Sudah cerita tentang teman saya, sebenarnya masih banyak lagi sih, Cuma ntar ga dibilang cerpen, melainkan novel hahaha. Sekarang saya menceritakan kisah pribadi saya yang tidak 100% asli, tapi dibumbui” dikit bolehlah, wkwkwk. cerita awal saya menceritakan tentang dia yang kukenal sejak SMA dia menanti saat aku lulus dan ingin serius, namun aku masih belum punya pikiran untuk menjalin hubungan yang serius, dia kalau ngapel kerumah tetangga, kan emang temannya tetangga, dan selalu kalau ngapel bawa jajanan kesukaanku, nah tetangga saya ikutan seneng, karena dia juga dapat surprise gitu,hahaha. Saya yang masih unyu belum dewasa, belum bisa mikir sampek menikah, namun dianya sangat sabar dengans egala sifat saya yang kekanak-kanakan, dia sangat bisa momong, kedewasaan seseorang emang ga bisa dinilai dari umurnya, namun dia ini cukup dewasa dan bisa momong gitulah, royal banget kalau gak ya mana saya mau sama pria pelit amit-amit, saya putusin dia alasan karena pengen fokus ujian dan gaboleh pacaran,haha LoL kan. Tapi, dia sekarang juga uda nikah, aku sih biasa, emang belum pernah merasakan sayang dan mencintai sangat sama pria, dan dia malah sekarang sudah suskes, karena tetangga saya selalu cerita tentang dia yang sering tanya kabar saya, dan cerita bisnis dia gitu, tetangga langsung nerocos “kamu ga nyesel ta, gak nikah sama dia, tuh dia sekarang sudah sukses” haha. Saya jawab “apaan, emang bukan jodoh, dia masih sering tuh ngemesseger dan ngirimi foto masa lalu, gak pernah kubales, wong uda punya istri loh gilee masih nyimpen dan ngirim foto biyen-biyen”wkwkwk. saya gak peduli sama sekali, dan gak nyesel, karena saya percaya mungkin Allah menyiapkan yang lebih baik kisah saya dengan pria baik, jadi gak ada sakit hati, karena ikhlas dengan segala takdir.
Selanjutnya ada nih, bukan mantan ya, tapi orang yang sangat dekat dan pernah dihati, kalau mungkin sebutannya  sekarang itu “cemceman” bahasa kekinian, saya dekat sejak SMP – SMA deket banget, sebenarnya rasa sayang itu tidak cukup diucapkan, melainkan dari tindakan dan kita yang rasakan, dia itu pria yang sangat kalem, sabar dan shalih, duh gantengnya uda mirip sama afgan, serius deh,wkwkw. Makanya banyak wnaita yang suka dia, akupun jatuh hati koq karena keshalihannya loh. Dia sering ngajak makan diluar kesukaanku si makan bakso, sampek pernah dia bilang “cintamu dituker sama bakso bisa”, refleks  ketawa dan nyubit dia, hobi sekali saya nyubit-nyubit deh. Waktu ada kegiatan kan kenal saya dipondok, dia senior saya, ada kegiatan ziarah wali nih, dia duduk tidak jauh dari saya, saya si menganganggap dia mas nemu gede yak, cukup lama dekat dia dan saat saya ulang tahun pun dikado jam tangan sama dikasih cokelat, bungkus kado, ucapan dan bungkus cokelatnya aja sampai sekarang masih ada, bukan ga bisa move on ya, tapi semua kisah masa laluku masih rapi, haha.setelah saya berjarak dengan dia, dia dekat dengan wanita yang saat ini menjadi istrinya, waktu saya mendapat undangan nikah yang dianter ke rumah, saya dapat kabar dari orang rumah si, pas waktu itu saya masih dimalang, auto tercengang, dan sempet sedih, tapi saya berpikir ngapain, toh cukup bisa kenal dan dekat alhamdulilah, itu sih, tapi serius waktu ke kondangan saya gak bisa datang sendiri, saya ngajak temen cowok, biar dikira gandengan saya, gak sanggup aja kalau sendirian, alhamdulilah teman saya bisa akting dengan bagus, si dia pas dipelaminan ngajak foto bareng, eh si dia tanya ke temenku “mas calonnya ta?”, saya seyum, dan setelah foto langsung pamit, dan ibunya dia senyum, karena sudah kenal dan tau tentang saya. karena banyak sekali kebaikan dia yang terkenang, tiap dapat tugas praktik gambar ataupun pidato dialah yang ngerjain, selalu kurepotkan, kalau pas bulan ramadhan kadang suka tukeran takjil, ya kalau ndak jodoh gimana ya, ikhlasin aja. Karena saya pun bisa mengontrol hati saya agar tidak terlalu dalam untuk kagum ataupun sayang, agar tidak mudah sakit hati ataupun kecewa.
Selanjutnya ini kisah saya mengenal seseorang melalui akun facebook, awalya dia seiring kirim pesan saya abaikan, namun terlihat dia ornag baik baru saya bales, dan ternyata dia adalah letting mas sepupu, dunia ini memang tak seluas daun kelor, wkwk. Saya dan dia sangat dekat dan setiap malam telfonan, tiap pagi vc (video call) dan apapun kegiatan dia masalah dia selalu cerita ke saya tanpa saya tanya dulu, dan saya pun punya prinsip ingin mengenal seseorang yang memperlakukan saya sama dari awal kenal hingga Allah tidak meridhoi lagi kita dekat, dia masih memperlakukan saya sama sejak awal kenal, masih memiliki kebiasaan sama, selalu telfon, vc, dan ngasih kabar lah, diapun niatnya serius, uda curhat sama mas sepupu dan ingin main kerumah, Cuma saya gak ijinin karena masih kuliah, dan ingin lulus dulu, mas sepupu pun ndak memaksa, paling ya dinasehatin gini “kamu itu jangan suka ngetes-ngetes cowok, yang keterlaluan gitu, dan hati-hati ntar kalau cowok sakit hati kamu didoain jelek gimana loh”, naudzubillah. Emang saya itu paling sering ngetes cowok beneran baik atau ndak, dan serius atau ndak. Suatu hari tiba-tiba dia pergi tanpa pamit, dan saya pun berpikir aneh gitu, tapi yaudah, karena “hilang satu akan tumbuh 1000”, kubiarkan ini jalan Tuhan, sudah 4 bulan dekat, dan trus dia pergi. Setelah beberapa bulan lagi dia kembali dan menceritakan semua dan minta maaf, tapi saya sudah merasa asing dengan dia, dan tidak peduli lagi sama dia, koq seeanknya datang dan pergi, dia main kerumah 3 kali tapi tidak pernah saya temui, karena saya dimalang sedang sibuk tugas kuliah, dan dia sudah berhasil mengambil keluarga saya, dia selau chat saya, namun tidak pernah saya bales, dan saya sangat tidak peduli sama dia, awal dulu pas deket keluarga tau kurang setuju karena beda suku dan beda pulau, setalah dia menghilang dan kembali bertemu langsung dengan orangtua dan keluarga besar, dia berhasil mengambil hati mereka, namun tidak dengan saya, sampai pernah ni sore” saya tetiba dapat kiriman paketan isinya boneka doraemon paling besar, langsung saya chat dia “eh makasi, apa motivaismu ngasih ginian” dia menjelaskan niatnya dan maksudnya, dan diapun juga ngasih burung kakak tua raja, burung kaka tua putih dan gecko, dia pas sandar dijakarta relain ke surabaya naik kereta, dan pas sandar surabaya ke rumah naik taxi. Ah banyak lah usaha dia, nih salah satu chat dia dan tak pernah sama sekali aku hiraukan, karena bagiku seseorang yang sudah pergi dan kembali lagi itu pengecut, dan saya pun susah mentolerir kesalahan seseorang.



Diapun pernah mengatakan mau menunggu sampai aku lulus, tapi tak kuhiraukan. Itu selama tahun 2017 dia berjuang nih, dan ternyata awal januari 2018 dia menikah, dan saya tau pas buka ig diberanda muncul foto prawed dia disalah satu akun studio foto malang, wow saya sempet kaget, tapi saya bersyukur alhamdulilah dia sudah bertemu jodohnya, lah dia asalnya dari kalteng trus layar profesinya polair dan uda pindah dikantor jakarta, karena sempet ortu ngasih syarat ke dia, eh uda pindah ni dikantor ga layar,dan dia pun mengatakan jika sama saya ntar diusahakan pindah dijatim, tetiba saya tau foto prawed dimalang, ya mungkin jodohnya orang malang. ingat wahai wanita apabila pria mengatakn “saya menunggumu”, itu sebenarnya ada lanjutannya yaitu “saya menunggumu, tapi tidak selamanya”. Maklum dia sudah waktunya nikah juga sih, seberusaha apapun dia dan berusaha mengambil hati saya kembali, nyatanya kalau bukan jodoh, ya tidak akan bersatu, ini lah skenario Tuhan.
Lanjut lagi gak ya, jangan bosen yak, ada satu lagi ini tentang seseorang yang dekat dengan saya, saya kenal dia saat magang di salah satu kantor di Surabaya, nah awalnya dia chat saya ndak tau dikasih siapa nomer saya, karena orang kantor sering ngecandain dan jodoh-jodohin gitu sama dia, tapi saya bersikap biasa aja, siang-siang dia chat dan saya lembur ganti karena kemarin ndak masuk, dia sehabis rapat dapat konsumsi snak, dan pas mau pulang sore dia ngasih kotak snaknya, trus deketlah dari awal chat, saya menganggap dia mah orangtua yg saya hormati dong, dia masih single dan masih muda juga kata orang kantor duh si dia ini uda mapan, punya rumah sendiri, uda PNS,wkwk. Dipromoin nih sama temen-temen kantornya, dan selama saya disurabaya, dia tuh nurutin kemana aja tempat yang saya ingin datangi, dia baik sekali, riset saya skripsi dibantu dia, dia sebagai pembimbing, ya dekat sekali, tapi saya tidak pernah menerka orang itu suka atau tidak sama saya, selama orang itu sendiri mengungkapkan ataupun mengenali bahasa cinta saya baru deh saya bisa menilai dia memang tertarik sama saya, intinya saya tidak mudah baper. Saya orang manja, makanya tipe pasanagn saya yang bisa memanjakan saya, saya sangat suka datang ketempat-tempat wisata dan saya suka difoto ataupun jadi photographer, sedikit cerita hunting sama dia, sampai diparkiran tempat wisata, saya lepas jaket, dan dia yang ngelipat jaket saya dengan rapi, membawakan tas ransel saya, trus dia bilang kaos kakinya dilepas biar bagus fotonya, tapi saya gak mau, ndelalah setelah dia bilang pas jalan itu, saya langsung kena becekan duh kena lumpur dan kotor semua kaos kaki dan kaki. Ketawa deh, banyak sebenarnya kenangan bersama dia nih, dia baik sebenarnya, shalih juga, kan waktu pertama saya kagum dia kalem bicaranya maklum orang jawa...., alus-alus bicaranya, kadang saya dibilang kasar kalau berbicara, dan memakai kemeja panjang rapi gitulah, saya Cuma kagum bukan sayang yak, kagum atas kelebihan yang dimiliki, orangtua tau saya kenal dia, dan mendukung aja sih, pria kedua yang diijini dekat, namun memang bukan jodoh saya, setelah tidak kontek lagi sma dia alias jarang dna seperlunya aja tentang riset saya, dan dia sudah menikah baru aja, anehnya dia malah menyembunyikan semua pernikahannya dari saya, jadi saya tau semua dari teman saya yang lapor ke saya, sebenarnya ga penting sih, aneh kan, padahal saya tidak sama sekali baper, mengundang nikah aja tidak langsung ke saya, tapi melalui teman saya. dan salahs atu instastory posting foto sam istrinya “cinta kilat Cuma 3 bulan” nah itulah sudah jodohnya.
ah sudahlah tiap kita dekat dengan seseorang pasti memiliki porsinya masing-maisng, entah sekedar kenal, hingga dekat dan memberikan pelajaran hidup untuk kita, atuapun dia yang akan menjadi pendamping hidup, selalu berprasangka baik sama ALLAH, biarpun kadang kita berpikir dialah wanita/pria yang baik dan pantas untuk kita, ingat ALLAH lah yang maha mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, mungkin Allah memilihkan kamu dengan yang lebih baik lagi, selalu ada kisah yang lebih baik, dari kisah-kisah yang pahit telah kau alami, percaya janji ALLAH itu pasti “bahwa perempuan baik untuk lelaki baik, dan sebaliknya”, jodoh juga karena sebuah perjuangan, namun jika tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan, berarti Allah telah siapkan dengan yang Allah pilihkan, jangan bersedih dia menikah dengan orang lain, jangan terpuruk, ataupun menyesali, ingat Allah tau apa yang terbaik untuk hambanya, yang bisa menerima takdir, “Rumus Bahagia=Bersyukur+Sabar &Ikhlas” .Semangat untuk memperbaiki diri dan jangan trauma untuk menemukan cinta sejati kalian. Maaf ya apabila ada kalimat yang kurang berkenan dihati, ambil yang baiknya, Terimakasih sudah membaca, silahkan komen dan berbagi pengalaman kalian ditinggal nikah,wkwk.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.