Dia Menikah/Ditinggal Nikah
Oleh: Rissa Dwi A.
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu,alaikum Wr.Wb
Saya akan menceritakan pengalaman
teman-teman saya yang sudah menikah. Setiap wanita/pria jika sudah berkomitmen
dan menjalin hubungan pasti ingin sampai ke jenjang serius, dan berharap bisa
langgeng dan berjodoh. Nah, sebenarnya menurut penilaian saya dari orang
sekitar yang susah move on itu pria bukan wanita. Kenapa saya bilang begitu? Nah
jawaban saya cukup singkat, karena pria jika sudah mencintai wanitanya dia
banyak mengorbankan waktu, materi dan tenaganya hanya karena ingin wanita yang
dicintainya itu selalu bahagia. Apakah itu termasuk hal bodoh atau cinta buta,
menurut saya tidak, karena pria yang baik akan selalu memuliakan wanitanya dan
menjaganya, bukan malah merusaknya, naudzubillah.
Selanjutnya saya akan mengisahkan
hubungan asmara dari seorang teman saya namanya Shalina (bukan nama asli)
wkwkw, ntar kalau nama asli tau dong dia kalau lagi diomongin di cerita ini, Shalina
pacaran dengan Ardian (bukan nama asli) sejak dia kelas 9, dan sampai 5 tahun lebih
dia pacaran, Ardian sudah dikenal keluarga Shalina dan diterima baik sama
keluarga besarnya, sampai Shalina sudah bekerja di sebuah toko, Ardian yang
masih kelas 12. Maklum sukanya sama brondong nih, tapi Ardian ini sekolah
sambil kerja juga, jadi punya penghasilan dong, dan berani ngapel kerumahnya
Shalina, wkwkw zaman now gituloh. Hubungan mereka terihat baik-baik saja, dan
mereka pun berharap suatu saat menikah,Namun, takdir berkata lain, orang ketiga
selalu ada dalam setiap hubungan, namun jika tidak ada cela pasti orang ketiga
tidak akan masuk, dan hubungan mereka berakhir karena orang ketiga dari pihak
Shalina, yang si cowok namanya Doni itu langsung ingin melamar Shalina dan mereka
memikirkan pernikahan juga, ini mungkin yang dinamakan jodoh dan takdir,
jalannya tak terduga-duga. Jadi, sedekat apapun, dan seberapa lama kalian
pacaran, kalau Allah berkata tidka berjodoh, selalu ada cara untuk
memisahkannya. Nah, akhirnya Shalina menikah dengan Doni tanpa mengundang
mantannya, mantannya Shalina tau melalui akun fbnya bahwa setelah putus dia
menikah dengan Doni, dan si Ardian belum
bisa move on nih, dan masih sering ngemesseger dan cari tau Shalina, namun
shalina tidak pernah menggubrisnya.
Cerita selanjutnya tentang teman saya
dia bernama Adi, saya sangat salut sama curhatan dia, dia mengenal pacarnya
sejak dibangku kuliah, dan sampai dia menjadi seorang perwira dia putus nih
dengan pacarnya, dia setelah putus sampai saat ini tidak pernah lagi menjalin
hubungan dengan wanita lain, alasannya karena belum bisa move on, dan gak mau
menyakiti wanita yang ntar kayak pelampiasan gitulah, Adi selalu membanggakan
wanitanya, yang dia ngerasa jadi seperti saat ini, karena dukungan dan semangat
dari mantannya itu, dia akan menunggu wanitanya yang saat ini pun sudah
memiliki pacar, namun Adi selalu berpikir positif akan bisa mendapatkan
mantannya lagi, euhh optimis banget wkwkw. Dan bukan berarti dia menjadi
perusak hubungan asmara mantannya loh, tapi dia bener-bener tulus dan selalu
menanti si mantannya itu, nah pria yang sadar kayak gini tuh 1001 dah kayaknya,
karena kebanyakan pria yang ditemani sampai sukses malah meninggalkan pas uda
sukses memilih wanita yang dianggapnya lebih baik, padahal pasangan terbaik itu
karena ditemukan dan dibentuk, semoga deh Adi berjodoh. Kan masih ada
kesempatan dia belum nikah, jodoh itu maksa, maksa sama yang maha kuasa.betul
gak? Hahaha
Satulagi deh, saya cerita dari
curhatan yang paling bikin saya terharu. Teman saya juga sih. Namanya Riki(bukan
nama asli), tapi kalau dia baca ini pasti dalam hatinya “wah kamu pelanggaran”
wkwk. Maaf ya mas, sedikit berbagi aja cerita ntar bisa diambil baiknya,hahaha.
Riki sejak duduk dibangku SMA dia menganggumi wanita, kalau sekolah Riki selalu
jemput wanitanya namanya Yura (bukan nama asli) lalu setiap harinya mereka
berangkat bersama, dan pulang juga bersama, mereka boncengan bersama, kadang juga naik bus bersama, cukup lama
kedekatan mereka, pasti uda pakek perasaan dong, dan sampai dibangku kuliah
Riki masih mengangumi Yura dan cukup lama mereka menjalin hubungan, sampai Riki
kerja sudah menjadi PNS dan niat melamar si Yura namun ditolak, Yura memilih
pria yang menurut keluarganya lebih baik dari si Riki, dna ternya Yura setelah dilamar
mau menikah sama pria itu pun gagal, Riki kembali lagi melamar Yura, namun
ditolak lagi, dan sampai melamar yang ketiga kalinya. Riki ditolak keluarga Yura
dan Yura pun memberikan perkataan kasar, apakah memang Yura sudah tidak lagi
memiliki perasaan, atau kesalahan Riki apa yang membuat Yura melakukan seperti
itu, kasihan deh Riki begitu tulusya menanti dan ingin memiliki Yura menjadi
pasangan hidupnya. Dan Yura pun saat ini sudah menikah dan memiliki anak. Namun,
anehnya kenapa ya masih suka stalking akunnya Riki dengan pakek fake acount
wkwk, Riki pun tau itu tapi dia mah sudah bisa menerima ini, malah pernah si
Riki bilang ke saya, “cinta sejati itu beneran ada bagi mereka yang percaya,
aku punya guru gak mau menikah, dan masih menunggu wanitanya dulu, dan akhirnya
diusia tua mereka menikah”, nah ini beneran cinta sejati. Huhuhu
Sudah cerita tentang teman saya,
sebenarnya masih banyak lagi sih, Cuma ntar ga dibilang cerpen, melainkan novel
hahaha. Sekarang saya menceritakan kisah pribadi saya yang tidak 100% asli,
tapi dibumbui” dikit bolehlah, wkwkwk. cerita awal saya menceritakan tentang
dia yang kukenal sejak SMA dia menanti saat aku lulus dan ingin serius, namun
aku masih belum punya pikiran untuk menjalin hubungan yang serius, dia kalau
ngapel kerumah tetangga, kan emang temannya tetangga, dan selalu kalau ngapel
bawa jajanan kesukaanku, nah tetangga saya ikutan seneng, karena dia juga dapat
surprise gitu,hahaha. Saya yang masih unyu belum dewasa, belum bisa mikir
sampek menikah, namun dianya sangat sabar dengans egala sifat saya yang
kekanak-kanakan, dia sangat bisa momong, kedewasaan seseorang emang ga bisa
dinilai dari umurnya, namun dia ini cukup dewasa dan bisa momong gitulah, royal
banget kalau gak ya mana saya mau sama pria pelit amit-amit, saya putusin dia
alasan karena pengen fokus ujian dan gaboleh pacaran,haha LoL kan. Tapi, dia
sekarang juga uda nikah, aku sih biasa, emang belum pernah merasakan sayang dan
mencintai sangat sama pria, dan dia malah sekarang sudah suskes, karena
tetangga saya selalu cerita tentang dia yang sering tanya kabar saya, dan cerita
bisnis dia gitu, tetangga langsung nerocos “kamu ga nyesel ta, gak nikah sama
dia, tuh dia sekarang sudah sukses” haha. Saya jawab “apaan, emang bukan jodoh,
dia masih sering tuh ngemesseger dan ngirimi foto masa lalu, gak pernah
kubales, wong uda punya istri loh gilee masih nyimpen dan ngirim foto
biyen-biyen”wkwkwk. saya gak peduli sama sekali, dan gak nyesel, karena saya
percaya mungkin Allah menyiapkan yang lebih baik kisah saya dengan pria baik,
jadi gak ada sakit hati, karena ikhlas dengan segala takdir.
Selanjutnya ada nih, bukan mantan ya,
tapi orang yang sangat dekat dan pernah dihati, kalau mungkin sebutannya sekarang itu “cemceman” bahasa kekinian, saya
dekat sejak SMP – SMA deket banget, sebenarnya rasa sayang itu tidak cukup
diucapkan, melainkan dari tindakan dan kita yang rasakan, dia itu pria yang
sangat kalem, sabar dan shalih, duh gantengnya uda mirip sama afgan, serius
deh,wkwkw. Makanya banyak wnaita yang suka dia, akupun jatuh hati koq karena
keshalihannya loh. Dia sering ngajak makan diluar kesukaanku si makan bakso,
sampek pernah dia bilang “cintamu dituker sama bakso bisa”, refleks ketawa dan nyubit dia, hobi sekali saya
nyubit-nyubit deh. Waktu ada kegiatan kan kenal saya dipondok, dia senior saya,
ada kegiatan ziarah wali nih, dia duduk tidak jauh dari saya, saya si
menganganggap dia mas nemu gede yak, cukup lama dekat dia dan saat saya ulang
tahun pun dikado jam tangan sama dikasih cokelat, bungkus kado, ucapan dan bungkus
cokelatnya aja sampai sekarang masih ada, bukan ga bisa move on ya, tapi semua
kisah masa laluku masih rapi, haha.setelah saya berjarak dengan dia, dia dekat
dengan wanita yang saat ini menjadi istrinya, waktu saya mendapat undangan
nikah yang dianter ke rumah, saya dapat kabar dari orang rumah si, pas waktu itu
saya masih dimalang, auto tercengang, dan sempet sedih, tapi saya berpikir
ngapain, toh cukup bisa kenal dan dekat alhamdulilah, itu sih, tapi serius
waktu ke kondangan saya gak bisa datang sendiri, saya ngajak temen cowok, biar
dikira gandengan saya, gak sanggup aja kalau sendirian, alhamdulilah teman saya
bisa akting dengan bagus, si dia pas dipelaminan ngajak foto bareng, eh si dia
tanya ke temenku “mas calonnya ta?”, saya seyum, dan setelah foto langsung
pamit, dan ibunya dia senyum, karena sudah kenal dan tau tentang saya. karena
banyak sekali kebaikan dia yang terkenang, tiap dapat tugas praktik gambar
ataupun pidato dialah yang ngerjain, selalu kurepotkan, kalau pas bulan
ramadhan kadang suka tukeran takjil, ya kalau ndak jodoh gimana ya, ikhlasin
aja. Karena saya pun bisa mengontrol hati saya agar tidak terlalu dalam untuk
kagum ataupun sayang, agar tidak mudah sakit hati ataupun kecewa.
Selanjutnya ini kisah saya mengenal
seseorang melalui akun facebook, awalya dia seiring kirim pesan saya abaikan,
namun terlihat dia ornag baik baru saya bales, dan ternyata dia adalah letting
mas sepupu, dunia ini memang tak seluas daun kelor, wkwk. Saya dan dia sangat
dekat dan setiap malam telfonan, tiap pagi vc (video call) dan apapun kegiatan
dia masalah dia selalu cerita ke saya tanpa saya tanya dulu, dan saya pun punya
prinsip ingin mengenal seseorang yang memperlakukan saya sama dari awal kenal
hingga Allah tidak meridhoi lagi kita dekat, dia masih memperlakukan saya sama
sejak awal kenal, masih memiliki kebiasaan sama, selalu telfon, vc, dan ngasih
kabar lah, diapun niatnya serius, uda curhat sama mas sepupu dan ingin main
kerumah, Cuma saya gak ijinin karena masih kuliah, dan ingin lulus dulu, mas
sepupu pun ndak memaksa, paling ya dinasehatin gini “kamu itu jangan suka
ngetes-ngetes cowok, yang keterlaluan gitu, dan hati-hati ntar kalau cowok sakit
hati kamu didoain jelek gimana loh”, naudzubillah. Emang saya itu paling sering
ngetes cowok beneran baik atau ndak, dan serius atau ndak. Suatu hari tiba-tiba
dia pergi tanpa pamit, dan saya pun berpikir aneh gitu, tapi yaudah, karena “hilang
satu akan tumbuh 1000”, kubiarkan ini jalan Tuhan, sudah 4 bulan dekat, dan
trus dia pergi. Setelah beberapa bulan lagi dia kembali dan menceritakan semua
dan minta maaf, tapi saya sudah merasa asing dengan dia, dan tidak peduli lagi
sama dia, koq seeanknya datang dan pergi, dia main kerumah 3 kali tapi tidak
pernah saya temui, karena saya dimalang sedang sibuk tugas kuliah, dan dia
sudah berhasil mengambil keluarga saya, dia selau chat saya, namun tidak pernah
saya bales, dan saya sangat tidak peduli sama dia, awal dulu pas deket keluarga
tau kurang setuju karena beda suku dan beda pulau, setalah dia menghilang dan
kembali bertemu langsung dengan orangtua dan keluarga besar, dia berhasil
mengambil hati mereka, namun tidak dengan saya, sampai pernah ni sore” saya
tetiba dapat kiriman paketan isinya boneka doraemon paling besar, langsung saya
chat dia “eh makasi, apa motivaismu ngasih ginian” dia menjelaskan niatnya dan
maksudnya, dan diapun juga ngasih burung kakak tua raja, burung kaka tua putih
dan gecko, dia pas sandar dijakarta relain ke surabaya naik kereta, dan pas
sandar surabaya ke rumah naik taxi. Ah banyak lah usaha dia, nih salah satu
chat dia dan tak pernah sama sekali aku hiraukan, karena bagiku seseorang yang
sudah pergi dan kembali lagi itu pengecut, dan saya pun susah
mentolerir kesalahan seseorang.
Diapun pernah mengatakan mau menunggu
sampai aku lulus, tapi tak kuhiraukan. Itu selama tahun 2017 dia berjuang nih,
dan ternyata awal januari 2018 dia menikah, dan saya tau pas buka ig diberanda
muncul foto prawed dia disalah satu akun studio foto malang, wow saya sempet
kaget, tapi saya bersyukur alhamdulilah dia sudah bertemu jodohnya, lah dia asalnya
dari kalteng trus layar profesinya polair dan uda pindah dikantor jakarta,
karena sempet ortu ngasih syarat ke dia, eh uda pindah ni dikantor ga layar,dan
dia pun mengatakan jika sama saya ntar diusahakan pindah dijatim, tetiba saya
tau foto prawed dimalang, ya mungkin jodohnya orang malang. ingat wahai wanita
apabila pria mengatakn “saya menunggumu”, itu sebenarnya ada lanjutannya yaitu “saya
menunggumu, tapi tidak selamanya”. Maklum dia sudah waktunya nikah juga sih, seberusaha
apapun dia dan berusaha mengambil hati saya kembali, nyatanya kalau bukan
jodoh, ya tidak akan bersatu, ini lah skenario Tuhan.
Lanjut lagi gak ya, jangan bosen yak,
ada satu lagi ini tentang seseorang yang dekat dengan saya, saya kenal dia saat
magang di salah satu kantor di Surabaya, nah awalnya dia chat saya ndak tau
dikasih siapa nomer saya, karena orang kantor sering ngecandain dan
jodoh-jodohin gitu sama dia, tapi saya bersikap biasa aja, siang-siang dia chat
dan saya lembur ganti karena kemarin ndak masuk, dia sehabis rapat dapat konsumsi
snak, dan pas mau pulang sore dia ngasih kotak snaknya, trus deketlah dari awal
chat, saya menganggap dia mah orangtua yg saya hormati dong, dia masih single
dan masih muda juga kata orang kantor duh si dia ini uda mapan, punya rumah
sendiri, uda PNS,wkwk. Dipromoin nih sama temen-temen kantornya, dan selama
saya disurabaya, dia tuh nurutin kemana aja tempat yang saya ingin datangi, dia
baik sekali, riset saya skripsi dibantu dia, dia sebagai pembimbing, ya dekat
sekali, tapi saya tidak pernah menerka orang itu suka atau tidak sama saya,
selama orang itu sendiri mengungkapkan ataupun mengenali bahasa cinta saya baru
deh saya bisa menilai dia memang tertarik sama saya, intinya saya tidak mudah
baper. Saya orang manja, makanya tipe pasanagn saya yang bisa memanjakan saya,
saya sangat suka datang ketempat-tempat wisata dan saya suka difoto ataupun
jadi photographer, sedikit cerita hunting sama dia, sampai diparkiran tempat
wisata, saya lepas jaket, dan dia yang ngelipat jaket saya dengan rapi,
membawakan tas ransel saya, trus dia bilang kaos kakinya dilepas biar bagus
fotonya, tapi saya gak mau, ndelalah setelah dia bilang pas jalan itu, saya
langsung kena becekan duh kena lumpur dan kotor semua kaos kaki dan kaki. Ketawa
deh, banyak sebenarnya kenangan bersama dia nih, dia baik sebenarnya, shalih
juga, kan waktu pertama saya kagum dia kalem bicaranya maklum orang jawa....,
alus-alus bicaranya, kadang saya dibilang kasar kalau berbicara, dan memakai
kemeja panjang rapi gitulah, saya Cuma kagum bukan sayang yak, kagum atas
kelebihan yang dimiliki, orangtua tau saya kenal dia, dan mendukung aja sih,
pria kedua yang diijini dekat, namun memang bukan jodoh saya, setelah tidak
kontek lagi sma dia alias jarang dna seperlunya aja tentang riset saya, dan dia
sudah menikah baru aja, anehnya dia malah menyembunyikan semua pernikahannya
dari saya, jadi saya tau semua dari teman saya yang lapor ke saya, sebenarnya
ga penting sih, aneh kan, padahal saya tidak sama sekali baper, mengundang
nikah aja tidak langsung ke saya, tapi melalui teman saya. dan salahs atu
instastory posting foto sam istrinya “cinta kilat Cuma 3 bulan” nah itulah
sudah jodohnya.
ah sudahlah tiap kita dekat dengan seseorang
pasti memiliki porsinya masing-maisng, entah sekedar kenal, hingga dekat dan
memberikan pelajaran hidup untuk kita, atuapun dia yang akan menjadi pendamping
hidup, selalu berprasangka baik sama ALLAH, biarpun kadang kita berpikir dialah
wanita/pria yang baik dan pantas untuk kita, ingat ALLAH lah yang maha
mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, mungkin Allah memilihkan kamu dengan
yang lebih baik lagi, selalu ada kisah yang lebih baik, dari kisah-kisah yang
pahit telah kau alami, percaya janji ALLAH itu pasti “bahwa perempuan baik
untuk lelaki baik, dan sebaliknya”, jodoh juga karena sebuah perjuangan, namun
jika tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan, berarti Allah telah siapkan
dengan yang Allah pilihkan, jangan bersedih dia menikah dengan orang lain,
jangan terpuruk, ataupun menyesali, ingat Allah tau apa yang terbaik untuk
hambanya, yang bisa menerima takdir, “Rumus Bahagia=Bersyukur+Sabar &Ikhlas”
.Semangat untuk memperbaiki diri dan jangan trauma untuk menemukan cinta sejati
kalian. Maaf ya apabila ada kalimat yang kurang berkenan dihati, ambil yang
baiknya, Terimakasih sudah membaca, silahkan komen dan berbagi pengalaman
kalian ditinggal nikah,wkwk.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

